Mayweather dan McGregor Pasca The Phenomenal Fight

Pertarungan antara  Floyd Mayweather Jr  dan Conor McGregor jadi pertandingan tinju paling akbar sejagad. Bahkan pertandingan keduanya mengalahkan kehebohan laga antara Floyd Mayweather Jr  vs Manny Pacquiao beberapa waktu sebelumnya.

Laga The Phenomenal Fight tersebut digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada Sabtu (26/8/2017) dan berhasil menarik jutaan pasang mata di dunia untuk menontonnya. Apalagi pertarungan itu menjadi daya tarik tersendiri terlebih karena kedua petarung merupakan penguasa di bidangnya masing-masing.

the phenomenal fight - mcgregor vs mayweather

Floyd Mayweather Jr  merupakan penguasa di ring tinju, dia mencatatkan 49 pertandingan tanpa kalah sama sekali. Prestasi Mayweather lainnya ialah menjadi juara dunia sebanyak 12 kali di lima kelas yang berbeda. Sedangkan McGregor ialah juara dunia di kelas MMA (seni bela diri campuran). Namun, bagaimanapun McGregor menjadi petarung amatir di ring tinju.

Pertandingan ini memang cukup menyulitkan bagi McGregor. Sebab aturan yang dipakai dalam pertandingan ini ialah aturan tinju. McGregor terlihat kaku saat meladeni Mayweather dengan aturan tinju. Beberapa kali ia tampak refleks ingin memakai teknik MMA. Apalagi McGregor harus menghadapi Mayweather yang sangat berpengalaman di arena tinju.

tale of the tape mcgregor vs mayweather

Pertarungan kedua petinju berlangsung cukup menarik. Hingga ronde ke-4, pertarungan keduanya cukup imbang. Tapi, sejak ronde 5 hingga 9, Mayweather menunjukkan kelasnya. Meskipun usianya sudah 40 tahun, pertahanan juara tinju tersebut tetap kokoh. Petinju yang pernah mengalahkan 24 juara dunia itu berhasil meredam perlawanan dari McGregor. Dia kerap memanfaatkan jangkauan pukulannya yang panjang.

Pertandingan tinju dunia, Conor McGregor vs Floyd Mayweather Jr itu akhirnya berakhir di ronde ke-10. Pada ronde ini, Mayweather berhasil menyarangkan lima pukulan telak di wajah lawannya yang akhirnya membuat McGregor tumbang. Setelah berkali-kali muka McGregor dihantam tanpa perlawanan, wasit akhirnya menghentikan pertarungan ini. Sehingga Mayweather resmi meraih kemenangan TKO di pertarungan ini pada ronde ke-10.

mayweather kalahkan mcgregor

Dengan kemenangan tersebut Floyd Mayweather Jr berhasil mencatatkan rekor kemenangan tinju sebanyak 50 kali. Bahkan Mayweather belum sekalipun mengecap kekalahan di ring tinju profesional. Berbeda dengan McGregor, meskipun juara dunia MMA tersebut menderita kekalahan, namun sejumlah pihak mengapresiasi permainannya. McGregor berhasil melesakkan banyak pukulan pada Mayweather selama pertandingan berlangsung.

Setelah pertarungan usai, McGregor mengaku mengaku mendapat pengalaman yang sangat menakjubkan. Ia mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman berharga dalam pertarungan tersebut. Tak lupa McGregor memuji peforma apik dari Mayweather selama pertandingan berlangsung.

Catatan menarik lainnya dari Laga The Phenomenal Fight ialah jumlah total hadiah yang berhasil dibawa pulang oleh kedua petarung. Mayweather berhasil membawa dana yang cukup fantastis sebesar 4 triliun rupiah dalam laga tersebut. Sedangkan McGregor juga meraup dana sebesar 400 milyar rupiah. Meskipun jumlah uang yang diraih McGregor tak sebanyak Mayweather, tapi jumlah tersebut lebih banyak dibanding yang pernah didapatkannya dalam pertandingan MMA.

Bagaimanapun hasilnya, pertarungan antara Mayweather dan McGregor menjadi perbincangan dunia karena disebut-sebut sebagai duel termahal dalam sejarah. McGregor sendiri berencana untuk bertarung kembali di laga lainnya. Kabarnya McGregor akan bertarung melawan pegulat Brock Lesnar. Melihat ukuran tubuh yang berbeda antara McGregor dan Lesnar, kemungkinan keduanya akan memilih bertarung dalam World Wrestling Entertaiment (WWE).

Lalu bagaimana dengan Mayweather? Usai pertandingan The Phenomenal Fight, Mayweather memilih untuk pensiun dari dunia tinju di usianya yang sudah terbilang senja. Dengan segudang prestasinya di dunia tinju, Mayweather layak dicatat sebagai legenda tinju dunia abad ke-21.