Inilah Petarung MMA dari Asia yang Paling Tangguh

MMA (Mix Martial Art) merupakan olahraga yang menggabungkan teknik tendangan, pukulan, dan kuncian. Secara fisik, olahraga ini memang terbilang cukup berbahaya karena risikonya cukup besar.

Dulu, MMA menjadi salah satu tayangan yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia, karena kemunculannya di layar televisi dinilai sangat menarik dan seru untuk ditonton. Tidak hanya dari sisi penonton, olahraga ini diam-diam juga diminati oleh sebagian besar penduduk Asia.

Secara popularitas, MMA mengalami perkembangan dari jumlah peminat dan penonton. Dimulai dari Jepang hingga Amerika Serikat tak pernah ketinggalan menyelenggarakan acara ini.

MMA juga berkembang pesat di benua Asia karena olahraga ini dianggap bukan hanya memacu kekuatan, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan diri sebagai petarung hebat di atas ring. Tidak hanya dari kalangan pria, MMA ternyata juga digemari oleh kaum perempuan. Hal ini tidak terlepas dari hobi dan era keterbukaan di mana perempuan pun bisa melakukan yang dilakukan pria. Lalu, siapakah petarung MMA dari Asia paling tangguh? Berikut daftar petarung MMA teratas:

  1. Suwardi

Atlet kelahiran Magetan ini masuk menjadi salah satu petarung MMA yang paling tangguh setelah menjuarai beberapa pertandingan seperti juara pertama One Pride MMA kelas  terbang di tahun 2016 dengan mengalahkan Rengga Raphael Richard di babak final. Ia juga sempat menduduki posisi runner up Indonesian Submission Championship tahun 2015.

  1. Kazushi Sakuraba

kazushi sakuraba

Petarung MMA paling dikagumi dari Jepang adalah Kazushi Sakuraba. Ia menempati peringkat ke 57 dari 156 petarung aktif di Jepang saat ini dan mendapat julukan “The Gracie Hunter”.  Pria kelahiran Katagami, Akita,  Jepang ini juga menempati posisi ke-71 sebagai petarung MMA yang paling difavoritkan oleh penggemar MMA.

  1. Dong Hyun Kim

 

dong hyun kim

Korea Selatan juga memiliki petarung MMA terhebat bernama Dong Hyun Kim. Ia menempati posisi ke-16 sebagai welterweight fighter terbaik saat ini. Pria kelahiran Suwon, Korea Selatan ini sempat mengalami satu kali kekalahan dan mendapat julukan “Stun Gun” karena kekuatannya yang stabil.

  1. Cung Le

cung le

Petarung MMA dari Asia Timur lainnya adalah Cung Le. Pria kelahiran tahun 1972 ini menempati peringkat ke-30 sebaga striker terbaik sepanjang waktu.  Ia juga menempati posisi ke-58 sebagai welterweight fighter terbaik di bawah Dong Hyun Kim.

  1. Rin Nakai

Bukan hanya petarung pria, dari kalangan wanita nama Rin Nakai juga menghiasi panggung MMA. Ia menempati peringkat ke-9 sebagai  female flyweight terbaik saat ini. Ia juga masuk 100 besar Best Pound Female MMA fighter periode 2017 dan telah memenangkan 3 pertandingan.

  1. Tatsuya Kawajiri

Tatsuya Kawajiri

Petarung paling tangguh dan hebat juga disematkan pada Tatsuya Kawajiri. Saking kuatnya ia mendapat gelar “crusher” atau penghantam lawan di sela-sela pertandingan. Dengan kekalahan satu kali, ia juga menjadi petarung paling ditakuti lawan karena gerakannya yang gesit dan sulit dipatahkan.

  1. Shinya Aoki

shinya aoki mma

Shinya Aoki bisa dibilang sebagai salah satu petarung MMA paling berbahaya sepanjang sejarah abad ini. Ia sangat bertalenta dan mampu menduduki peringkat ke-10 sebagai The Greatest MMA Grappler saat ini dan peringkat ke-62 sebagai petarung MMA paling tangguh.

Nama-nama pemain MMA memang didominasi oleh Jepang sebab di negara tersebut, popularitas MMA mendapat dukungan penuh, baik dari pemerintah maupun masyarakatnya. Namun seiring pemberitaan yang intensif, pertandingan MMA memiliki nama-nama petarung baru dari negara-negara lainnya.

Mayweather dan McGregor Pasca The Phenomenal Fight

Pertarungan antara  Floyd Mayweather Jr  dan Conor McGregor jadi pertandingan tinju paling akbar sejagad. Bahkan pertandingan keduanya mengalahkan kehebohan laga antara Floyd Mayweather Jr  vs Manny Pacquiao beberapa waktu sebelumnya.

Laga The Phenomenal Fight tersebut digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada Sabtu (26/8/2017) dan berhasil menarik jutaan pasang mata di dunia untuk menontonnya. Apalagi pertarungan itu menjadi daya tarik tersendiri terlebih karena kedua petarung merupakan penguasa di bidangnya masing-masing.

the phenomenal fight - mcgregor vs mayweather

Floyd Mayweather Jr  merupakan penguasa di ring tinju, dia mencatatkan 49 pertandingan tanpa kalah sama sekali. Prestasi Mayweather lainnya ialah menjadi juara dunia sebanyak 12 kali di lima kelas yang berbeda. Sedangkan McGregor ialah juara dunia di kelas MMA (seni bela diri campuran). Namun, bagaimanapun McGregor menjadi petarung amatir di ring tinju.

Pertandingan ini memang cukup menyulitkan bagi McGregor. Sebab aturan yang dipakai dalam pertandingan ini ialah aturan tinju. McGregor terlihat kaku saat meladeni Mayweather dengan aturan tinju. Beberapa kali ia tampak refleks ingin memakai teknik MMA. Apalagi McGregor harus menghadapi Mayweather yang sangat berpengalaman di arena tinju.

tale of the tape mcgregor vs mayweather

Pertarungan kedua petinju berlangsung cukup menarik. Hingga ronde ke-4, pertarungan keduanya cukup imbang. Tapi, sejak ronde 5 hingga 9, Mayweather menunjukkan kelasnya. Meskipun usianya sudah 40 tahun, pertahanan juara tinju tersebut tetap kokoh. Petinju yang pernah mengalahkan 24 juara dunia itu berhasil meredam perlawanan dari McGregor. Dia kerap memanfaatkan jangkauan pukulannya yang panjang.

Pertandingan tinju dunia, Conor McGregor vs Floyd Mayweather Jr itu akhirnya berakhir di ronde ke-10. Pada ronde ini, Mayweather berhasil menyarangkan lima pukulan telak di wajah lawannya yang akhirnya membuat McGregor tumbang. Setelah berkali-kali muka McGregor dihantam tanpa perlawanan, wasit akhirnya menghentikan pertarungan ini. Sehingga Mayweather resmi meraih kemenangan TKO di pertarungan ini pada ronde ke-10.

mayweather kalahkan mcgregor

Dengan kemenangan tersebut Floyd Mayweather Jr berhasil mencatatkan rekor kemenangan tinju sebanyak 50 kali. Bahkan Mayweather belum sekalipun mengecap kekalahan di ring tinju profesional. Berbeda dengan McGregor, meskipun juara dunia MMA tersebut menderita kekalahan, namun sejumlah pihak mengapresiasi permainannya. McGregor berhasil melesakkan banyak pukulan pada Mayweather selama pertandingan berlangsung.

Setelah pertarungan usai, McGregor mengaku mengaku mendapat pengalaman yang sangat menakjubkan. Ia mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman berharga dalam pertarungan tersebut. Tak lupa McGregor memuji peforma apik dari Mayweather selama pertandingan berlangsung.

Catatan menarik lainnya dari Laga The Phenomenal Fight ialah jumlah total hadiah yang berhasil dibawa pulang oleh kedua petarung. Mayweather berhasil membawa dana yang cukup fantastis sebesar 4 triliun rupiah dalam laga tersebut. Sedangkan McGregor juga meraup dana sebesar 400 milyar rupiah. Meskipun jumlah uang yang diraih McGregor tak sebanyak Mayweather, tapi jumlah tersebut lebih banyak dibanding yang pernah didapatkannya dalam pertandingan MMA.

Bagaimanapun hasilnya, pertarungan antara Mayweather dan McGregor menjadi perbincangan dunia karena disebut-sebut sebagai duel termahal dalam sejarah. McGregor sendiri berencana untuk bertarung kembali di laga lainnya. Kabarnya McGregor akan bertarung melawan pegulat Brock Lesnar. Melihat ukuran tubuh yang berbeda antara McGregor dan Lesnar, kemungkinan keduanya akan memilih bertarung dalam World Wrestling Entertaiment (WWE).

Lalu bagaimana dengan Mayweather? Usai pertandingan The Phenomenal Fight, Mayweather memilih untuk pensiun dari dunia tinju di usianya yang sudah terbilang senja. Dengan segudang prestasinya di dunia tinju, Mayweather layak dicatat sebagai legenda tinju dunia abad ke-21.